Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer Terbaik di Tulungagung

 Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer Terbaik di Tulungagung

Pembuat Prasasti Marmer Dan Granit, Jual Prasasti Marmer Granit Murah - Prasasti batu marmer sangat banyak diminati oleh para staf pemerintahan mulai dari tingkat desa sampai provinsi. Bahkan jika meresmikan sebuah gedung atau bangunan dan yang meresmikan tersebut adalah presiden juga menggunakan prasasti marmer. Prasastinya yang warna hitam yang jenisnya batu granit black nerro agar prasastinya terlihat mewah. Selain untuk meresmikan sebuah gedung juga bisa digunakan untuk meresmikan jalan masjid, parit, dan lainnya. Kalau untuk peresmian jalan dan parit itu biasanya kita sebut dengan prasasti dana desa yang biasanya di pasang di pinggir jalan jalan pedesaan. Dan isinya biasanya adalah jumlah uang yang dikeluarkan saat membangun jalan tersebut. Dan juga tanggal mulai sampai selesainya, serta alamat jalan tersebut dan panjang jalannya. Banyak sekali kelebihan prasasti batu marmer dibandingkan dengan bahan prasasti yang lainnya. Misalnya dari kayu bahkan juga ada yang menggunakan banner kedua bahan tersebut tidak bisa bertahan lama. 

 Pembuat Prasasti Marmer Dan Granit

 
Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer
Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer

Berbeda dengan prasasti dari bahan batu marmer, ini akan bertahan selama puluhan tahun. Dan tidak akan rusak atau hancur, palingan anda harus mengganti catnya yang sudah hilang. Karena kita menggunakan pahat secara manual oleh tanggan pemahat yang sudah profesional dalam bidangnya. Jadi pahatan itu tidak akan bisa hilang karena kita menggunakan pahat secara manual. Selain itu kita juga menggunakan bahan yang kualitasnya bagus termasuk batu marmer yang kualitasnya grade A. Dan jika anda memilih prasasti batu granit akan lebih tahan lama dibandingkan batu marmer yang putih. Harganya pun juga lebih mahalan yang batu granit bahkan perbedaan harganya bisa 2 kali lipat dari harga batu marmer putih. Batu granit itu batunya lebih keras jadi pengerjaannya agak lama dan membutuhkan sedikit tambahan tenaga. Jadi agak sedikit mahal dibandingkan dengan yang batu marmer putih. Jika anda ingin memesan Prasasti Marmer Dan Granit dari Bintang Antik Sejahtera langsung saja hubungi nomor customer service kami di nomor di bawah ini.

Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer

Gubernur mengatakan, pembangunan Gedung Gereja Elim , tidak saja sebagai tempat seremonial semata tetapi pada hakekatnya merupakan bagian dari proses membangun iman jemaat GPM Hunuth. Kesetaraan antara aktivitas pelayanan rohani dan aktivitas kerja sangatlah berimbang, agar sebagai manusia tidak terperangkap dalam rutinitas kehidupan belaka tetapi juga mampu memberi makna atas setiap peristiwa dan pengalaman hidup untuk mewujudkan misi Kristus. Mantan Dankor Brimob Polri ini menyebutkan, kerinduan dan harapan Jemaat Hunuth untuk memiliki tempat ibadah yang memadai telah terwujud. “Oleh karena itu, saya percaya dengan ditahbiskan pembangunan Gedung Gereja baru Elim, adalah bukti semangat kebersamaan, kerja keras yang dijiwai kegotong royongan, sehingga terwujudnya gedung Gereja baru,” kata Gubernur. Ia menambahkan, hadirnya gedung gereja ini dapat digunakan secara maksimal, terutama bagi penyelenggaraan aktifitas kerohanian jemaat GPM Elim. “Selain sebagai tempat penyelenggaraan kerohanian, saya juga menghimbau agar pembangunan gedung gereja baru harus selalu terbuka bagi setiap aktivitas pembelajaran iman yang lebih praktis dan kontekstual bagi jemaat,” tandas Gubernur. Sementara itu, ketua MPH Sinode GPM, Pendeta AJS Werinussa dalam arahannya mengatakan, dengan diresmikannya gedung gereja ini, maka kegiatan pemberdayaan umat bisa berjalan dengan baik. “Keberadaan gereja ini, diharapkan menjadi gereja dalam nuansa persaudaraan karena dibangun dalam persaudaraan,” tandasnya. Usai peresmian, acara kemudia dilanjutkan dengan Ibadah Perdana di Gedung Gereja Elim, yang dipimpin langsung oleh pendeta AJS Werinussa.

Papan Nama Bahan Marmer Tulungagung

Peresmian tiga gedung sekolah yang dipusatkan di SMPN 42, ini ditandai dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan batu prasasti, pengguntingan pita, serta pelepasan balon ke udara. Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, tiga gedung sekolah baru yang diresmikan ini merupakan sarana dan prasarana bagi peserta didik untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Menurutnya, pembangunan gedung melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandar Lampung, menjadi salah satu program pemerintah kota. “Pembangunan gedung sekolah baru ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pendidikan,” ujar wali kota perempuan pertama di Kota Bandar Lampung ini. Selain untuk menyerap masyarakat usia sekolah, kehadiran gedung baru ini juga untuk melahirkan siswa-siswi berprestasi. “Mari tunjukkan bahwa sekolah kita berprestasi,” kata dia. Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, mengatakan pembangunan gedung sekolah baru untuk memberikan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Bandar Lampung. Selain hal tersebut, juga mewujudkan visi Bandar Lampung, yakni Sehat, Cerdas, Beriman, Berbudaya, Nyaman, Unggul, dan Berdaya Saing Berbasis Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat. Diketahui, pada peresmian tiga sekolah tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Kepala Bidang Gedung dan Perlengkapan Disdikbud Hj. Mega Puri, S.Pd., M.M dan Bagio Catur Wibowo, M.T. Kemudian, Kepala Seksi Pembinaan Seni dan Budaya Astuti Diana, S.E., M.M, Penasehat dan Ketua MKKS SMP Bandar Lampung, Hi. M Yusri, S.Pd., M.M dan Dr. Hi. M Badrun, M.Ag, Kepala SMPN 42, SMPN 43, SMPN 44, dan sejumlah kepala SMPN di Bandar Lampung. 2. SMPN 43, di Jalan Dr.

Nameboard Bahan Batu Granit Hitam

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein menghadiri peresmian gedung sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Purwokerto, Kamis (4/10). Gedung yang diresmikan meliputi Gedung Utama 4 lantai dan gedung Perpustakaan. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Kepala Sekolah Drs Dani Priya Widada mengatakan gedung utama dibangun mulai sejak tahun 2015 sampai 2017 dengan menelan dana kurang lebih 7,5 milyard. Menurutnya sampai dengan saat ini pembangunansudah selesai 90 %, karena masih belum ada eskalator (tangga berjalan). Selain itu Kepala Sekolah ini meminta Bupati untuk memulai pembangunan Masjid As-Salam SMK N 2 Purwokerto, karena saat ini dirasa sempit untuk ukuran sekolah dengan 1554 siswaitu. “Selain meresmikan gedung utama dan perpustakaan, mohon berkenan Bapak Bupati memulai pembangunan Masjid As Salam SMK N 2 Purwokerto, mengingat kondisi saat ini Masjid dengan ukuran 8 x 12 m itu tidak cukup untuk menampung siswa yang cukup banyak,” tambah Dani. Dani menambahkan rencana Masjid baru yang akan dibangun, berukuran 20 x 20 meter, dan saat ini sudah tersedia dana sebesar 1 milyard.

Bupati Banyumas mengaku ikut bersyukur atas perkembangan baik, atas gedung dan lingkungan SMK N 2 yang semakin megah. Ia berharap dengan megahnya gedung yang dimiliki, disertai dengan mutu pendidikan yang baik. “Gedung yang bagus akan menjadi kebanggaan warga sekolah, namun harus diikuti dengan mutu pendidikan dengan dibuktikan, para alumninya diminati oleh berbagai perusahaan,” kata Bupati. Kepada kepala sekolah dan guru bupati meminta untuk membekali ilmu dan kecerdasan disertai dengan penanaman karakter pada diri anak. Menurutnya kesuksesan anak tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik saja tetapi juga penanaman karakter dengan kejujuran, percaya diri dan dapat berinteraksi seseorang. “Saya sempat memperhatikan teman saya di Bandung, dia lulus tercepat dengan nilai A semua, tetapi dia kurang berhasil dalam hidupnya, itu karena dia cenderung egois karena merasa pintar dan tidak bisa berinteraksi karena lingkungan, “ katanya. Untuk itu Bupati meminta penanaman karakter jauh lebih penting dari pada nilai akademik. Walaupun secara umum anak yang nilai akademiknya bagus juga pandai beradaptasi.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah instruksikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk lebih banyak menemui masyarakat. Selain agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan, hal ini juga bertujuan untuk memastikan program dan kegiatan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Jadi saya minta Kepala OPD tidak usah lama-lama di kantor; sering-sering dengar apa yang dimaui masyarakat. Yang lama-lama di kantor itu biar Sekretaris saja. Ini agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan, supaya jangan sampai urusan (pemerintah) ke mana, masalah (masyarakat) ke mana,” tegas Buya, sapaan akrab Mahyeldi, pada acara Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Syuhada, Duo Baleh Koto, Nagari Tanjuang Alam, Kec. Menemui masyarakat, sambung Buya, juga merupakan bentuk silaturahmi. Silaturahmi, urainya kemudian, sesuai dengan ajaran agama, memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain: memperpanjang usia dan rezeki, serta memperkuat rasa kebersamaan. Kebersamaan, pungkasnya, adalah kunci dalam membangun daerah. Tanpa kebersamaan dan sinergi antara Pemprov, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan masyarakat, tujuan pembangunan mustahil dapat dicapai.

“Saya tidak mungkin kuat (membangun daerah) sendirian tanpa dukungan Bupati/Walikota, pejabat, dan masyarakat. Begitupun sebaliknya,” ujar Buya. Dalam konteks kebersamaan itu pula, tambah Buya, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp64,5 miliar untuk mendukung program pembangunan di Kab. Tanah Datar. Anggaran ini didistribusikan ke berbagai urusan pemerintahan seperti: Rp10 miliar untuk Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan, Rp6,9 miliar untuk Kesehatan, Rp6,9 miliar untuk Pariwisata, Rp6,3 miliar untuk Infrastruktur Jalan, Rp4 miliar untuk Peternakan, dan Rp 5,6 miliar untuk Kehutanan. Bupati Tanah Datar yang pada acara tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Nusyirwan menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Mahyeldi Ansharullah, Pemprov Sumbar, dan semua unsur terkait yang telah membantu Pemkab dan masyarakat Tanah Datar. “Terima kasih untuk kunjungan dan dukungan Gubernur ke Tanah Datar. Semoga ini dapat merekatkan Pemprov, Pemkab, dan masyarakat Tanah Datar. Harapan kami kunjungan ini dapat menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat guna dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan terkait Kab. Tanah Datar di tahun-tahun mendatang,” katanya. Nursyirwan dalam kesempatan itu juga memaparkan visi dan misi, program, termasuk prestasi yang telah diperoleh Kab. “Pemkab memberi perhatian tinggi ke bidang agama. Misi kesatu kami yakni meningkatkan kehidupan beragama, salah satunya dengan memberikan insentif bagi guru TPA. Kami juga punya (program) Satu Rumah Satu Hafiz. Untuk Wisata, kami canangkan Satu Nagari Satu Event, dan banyak lagi yang lain,” paparnya. Sebagaimana kunjungan Safari Ramadan sebelumnya, Gubernur mengakhiri sambutannya dengan penyaluran bantuan dengan nilai lebih dari Rp75 juta kepada Pengurus Masjid Syuhada, yang terdiri dari Rp50 juta bantuan Pemprov, Rp10 juta bantuan PT Semen Padang, Rp10 juta bantuan Bank Nagari, Rp5 juta bantuan Komisaris Independen Bank Nagari, Manar Fuadi, dan sejumlah Alquran dari Dinas Bina Marga Cipta Karya & Tata Ruang dan Kepala Wilayah Kementerian Agaman Sumbar. Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Syuhada kemudian ditutup dengan penandatangan prasasti peresmian masjid oleh Gubernur Mahyeldi.

Anda sudah membaca Papan Nama Peresmian Dari Bahan Batu Marmer Terbaik di Tulungagung
Next Post Previous Post



Untuk pemesanan produk dengan model, bahan dan ukuran diluar yang sudah kami sediakan silahkan hubungi kami.


ALFINA
Jl. Kanigoro Gg 4 No. 36 Dsn. Blumbang, Ds. Campurdarat, Kec. Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur 66272