Jual Batu Nisan Granit Terbaik dan Terbaru

Jual Batu Nisan Granit Terbaik dan Terbaru


Jual Batu Nisan Granit - Karena dipercaya sebagai makam 'aulia', oleh warga setempat makam ini pun dianggap suci atau keramat. Jere yang lokasinya di samping Masjid Kesultanan Bacan, batu nisannya berwarna hitam. Lokasinya nyaris menempel dengan tembok masjid, dekat dengan salah satu tiang masjid. Untuk menandai, jere tersebut ditambah dengan keramik. Selain di Pulau Bacan, jere ini juga ada di beberapa kelurahan di Kota Ternate. Nama jere mungkin masih belum familiar di teliga kita. Tapi bagi warga Ternate, 'fenomena' jere sudah sangat dikenal. Boleh percaya boleh tidak, tetapi memang fenomena itu sungguhan terjadi. Selain jere, di kompleks pemakaman khusus ini juga ada makam-makam lainnya. Rata-rata adalah keluarga Sultan Bacan. Tetapi ada juga makam pemuka agama yang berjasa besar menyebarkan agama Islam sampai ke Pulau Bacan. Saat berkunjung ke Masjid Kesultanan Bacan, detikTravel berjumpa dengan Tufail Iskandar Alam, Juru Tulis (Sekretaris) Kesultanan Bacan. Kepada detikTravel, Tufail yang juga pengurus masjid ini bercerita banyak soal Masjid Kesultanan Bacan yang ternyata sangat bersejarah.

Batu Nisan Granit Blacknero
Batu Nisan Granit Blacknero

Masjid Kesultanan Bacan berdiri di atas lahan seluas 6.000 Meter persegi. Dari segi arsitektur, masjid yang didominasi warna hijau dan putih ini cukup khas dan unik. Kubahnya berbentuk limas, dengan tulisan kaligrafi berwarna hijau sebagai penghiasnya. Pintu dan jendela masjidnya lebar-lebar. Angin semilir pun dapat dengan mudah masuk dan menyejukkan masjid. Bedug berwarna hijau terletak menghiasi sisi teras samping masjid. Satu lagi yang istimewa dari masjid ini adalah keberadaan sumber mata air yang ada di dalam kompleks masjid. Masyarakat percaya, air ini berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Beberapa warga mengaku sudah membuktikan sendiri khasiatnya. Oleh pihak masjid, sumber mata air ini dibangunkan ruangan khusus dan dikunci, guna menghindari hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam. Sekarang sumber mata air ini digunakan untuk keperluan wudlu jamaah. Mata air tawar ini tidak pernah kering sepanjang tahun. Setiap setahun sekali, kolam sumber mata air ini dibersihkan. Masjid Kesultanan Bacan tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, aktivitas roda pemerintahan juga dilakukan mesjid ini. Sultan Bacan dan para Ketua Adat biasanya menggelar pertemuan di teras mesjid untuk membahas masalah kenegaraan. Traveler bisa berkunjung ke masjid bersejarah ini kalau melancong ke Pulau Bacan.

Jual Batu Nisan Granit Terbaik

Kesultanan Bacan punya masjid bersejarah yang dibangun tahun 1901. Di sampingnya, ada pemakaman khusus keluarga Sultan, serta ada batu nisan yang 'tumbuh' sendiri. Jere, begitulah warga Ternate menyebut makam yang 'tumbuh' dengan sendirinya ini. Kemunculan jere, tidak ada yang tahu pasti kapan waktunya. Tahu-tahu, ada sepasang batu nisan yang muncul, seperti 'tumbuh' sendiri dari dalam tanah. Begitu pula dengan lokasinya. Jere bisa muncul di lokasi yang tidak terduga-duga. Seperti yang detikTravel lihat persis di samping Masjid Kesultanan Bacan, saat detikTravel berkunjung ke Pulau Bacan beberapa pekan yang lalu. Ikhsan, pemandu yang menemani rombongan detikTravel. Lebih lanjut, Ikhsan menceritakan bahwa kemunculan jere tidak ada satu pun orang yang bisa memprediksi, pun demikian dengan lokasinya. Pernah ada jere yang muncul di tengah jalan. Tidak ada yang tahu identitasnya, siapa yang dikuburkan di dalam makam itu. Warga setempat meyakini jere ini adalah makam dari para 'aulia' atau ulama penyebar agama Islam yang dulu hidup di Ternate.

Jual Batu Nisan Granit Terbaik Terbaru

Bangunan yang megah, patung-patung perwujudan dewa atau Buddha, serta bagian bagian candi dan stupa adalah unsur-unsur dari India. Bentuk candicandi di Indonesia pada hakikatnya adalah punden berundak yang merupakan unsur Indonesia asli. Candi Borobudur merupakan salah satu contoh dari bentuk akulturasi tersebut. Masuknya pengaruh India juga membawa perkembangan dalam bidang seni rupa, seni pahat, dan seni ukir. Berdasarkan relief-relief yang terdapat pada candicandi, terutama candi Borobudur dan Prambanan memperlihatkan adanya bentuk tari-tarian yang berkembang sampai sekarang. Indonesia. Seni wayang beragam bentuknya seperti wayang kulit, wayang golek, dan wayang orang. Dari segi bahasa, orang-orang Indonesia mengenal bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa. Pada masa kerajaan Hindu Buddha di Indonesia, seni sastra sangat berkembang terutama pada aman kejayaan kerajaan Kediri. Hindu-Buddha di Indonesia. Sebelum masuk pengaruh India, kepercayaan yang berkembang di Indonesia masih bersifat animisme dan dinamisme. Dengan masuknya pengaruh Hindu-Buddha, kepercayaan asli bangsa Indonesia ini kemudian berakulturasi dengan agama Hindu-Buddha. Hal ini terbukti dari beberapa upacara keagamaan Hindu-Buddha yang berkembang di Indonesia walaupun dalam beberapa hal tidak seketat atau mirip dengan tata cara keagamaan yang berkembang di India.

Harga Batu Nisan Granit Blacknero

Seorang ilmuwan Belanda yang bernama Mouquette menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke-13-14 Masehi. Penentuan waktu itu berdasarkan tulisan pada batu nisan yang ditemukan di Pasai. Batu nisan itu berangka tahun 17 Djulhijah 831 atau 21 September 1428 M dan identik dengan batu nisan yang ditemukan di makam Maulana Malik Ibrahim (822 H atau 1419 M) di Gresik, Jawa Timur. Morisson mendukung pendapat Moguetta yang berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13, berdasarkan batu nisan Malik al-Saleh, seorang raja Samudera Pasai yang berangka tahun 698 H atau 1297 M. Petunjuk pertama mengenai orang-orang Indonesia yang beragama Islam datang dari tulisan Marcopolo yang singgah di Sumatra dalam perjalanan pulangnya dari Cina pada tahun 1292, dia berpendapat bahwa Perlak merupakan sebuah kota Islam. Teori berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad 13 dan pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay), India. Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama yaitu teori Gujarat.

Nisan Buku Granit dan Marmer
Nisan Buku Granit dan Marmer

Serta berbagai macam yang lainnya seperti tarian, rumah adat, makanan, adat-istiadat dan kesenian atau hiburan telah didominasi budaya asing. Bangsa Indonesia harus memiliki jati diri dengan cara mempertahankan nilai-nilai budaya, saat ini masyarakat kita tidak peduli budaya yang masuk itu dapat merusak atau tidak, namun pada kenyataannya masyarakat sekarang lebih senang menerima budaya asing dibandingkan melestarikan budaya local atau tradisional, yang sebenarnya dapat mengakibatkan hilangnya budaya Indonesia. Kemajuan teknologi juga sebagai pendorong hilangnya budaya Indonesia, contohnya adalah pada saat ini banyak seseorang yang dituntut untuk dapat bekerja secara cepat dan efisien, maka seseorang akan lebih memilih teknologi yang lebih maju untuk mendukung pekerjaannya dibandingkan dengan peralatan tradisional yang labih lambat. Masuknya budaya asing di Indonesia juga berdampak pada masyarakat. Dapat mempelajari kebiasaan, pola pikir dan perilaku bangsa2 yg maju sehingga mampu mendorong kita untuk lebih baik lagi dan maju seperti mereka. Terjadinya akulturasi budaya yg mungkin bisa menciptakan kebudayaan baru yg unik.

Contoh Batu Nisan Granit 

Atapnya berupa atap tumpang, yaitu atap yang bersusun, semakin ke atas semakin kecil dan tingkat yang paling atas berbentuk limas. Jumlah tumpang biasanya selalu gasal/ ganjil, ada yang tiga, ada juga yang lima. Ada pula yang tumpangnya dua, tetapi yang ini dinamakan tumpang satu, jadi angka gasal juga. Atap yang demikian disebut meru. Atap masjid biasanya masih diberi lagi sebuah kemuncak/ puncak yang dinamakan mustaka. Tidak ada menara yang berfungsi sebagai tempat mengumandangkan adzan. Berbeda dengan masjidmasjid di luar Indonesia yang umumnya terdapat menara. Pada masjid-masjid kuno di Indonesia untuk menandai datangnya waktu salat dengan memukul bedhug atau kenthongan. Yang istimewa dari Masjid Kudus dan Masjid Banten adalah menaranya yang bentuknya begitu unik. Masjid Kudus merupakan sebuah candi langgam Jawa Timur yang telah diubah dan disesuaikan penggunaannya dengan diberi atap tumpang. Pada Masjid Banten, menara tambahannya dibuat menyerupai mercusuar. Masjid umumnya didirikan di ibu kota atau dekat istana kerajaan. Ada juga masjid-masjid yang dipandang keramat yang dibangun di atas bukit atau dekat makam.

Anda sudah membaca Jual Batu Nisan Granit Terbaik dan Terbaru
Next Post Previous Post



Untuk pemesanan produk dengan model, bahan dan ukuran diluar yang sudah kami sediakan silahkan hubungi kami.


ALFINA
Jl. Kanigoro Gg 4 No. 36 Dsn. Blumbang, Ds. Campurdarat, Kec. Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur 66272